Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Modul Ajar SKI Kelas 4 Bab 4 Hijrah ke Thaif — Deep Learning KBC Kurikulum Merdeka

Download Modul Ajar SKI Kelas 4 Bab 4 Hijrah ke Thaif — Deep Learning KBC Kurikulum Merdeka


Mencari modul ajar SKI Kelas 4 tentang Hijrah Nabi ke Thaif yang menyentuh hati dan mudah digunakan di kelas? Modul Ajar SKI Kelas 4 Bab 4 ini hadir dalam format lengkap dua pertemuan (4 x 35 menit) — dirancang dengan pendekatan Affective-Based Learning yang membantu siswa benar-benar merasakan, bukan sekadar menghafal kisah 'Amul Huzn dan ketabahan Nabi Muhammad SAW. Tersedia dalam format Google Doc, langsung bisa digunakan dan disesuaikan dengan kondisi kelas masing-masing.

Apa itu Pembelajaran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)?

Pembelajaran Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan yang mendorong siswa untuk tidak sekadar menghafal, tetapi benar-benar memahami, merasakan, dan mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan nyata. Pendekatan ini bertumpu pada tiga prinsip utama: bermakna (materi dikaitkan dengan pengalaman nyata), berkesadaran (siswa merefleksikan proses belajarnya), dan menggembirakan (pembelajaran dirancang agar menyenangkan dan tidak menekan). Dalam konteks SKI, pendekatan ini sangat relevan karena kisah-kisah para nabi bukan hanya sejarah — melainkan cermin nilai yang perlu dihayati dan diteladani siswa dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah kerangka nilai yang mengintegrasikan lima dimensi cinta ke dalam setiap proses pembelajaran: Cinta kepada Allah, Cinta kepada Rasul, Cinta kepada diri sendiri, Cinta kepada sesama, dan Cinta kepada alam. Dengan KBC, setiap materi SKI tidak berhenti pada tataran pengetahuan — tetapi mendorong siswa untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam keseharian mereka.

Isi Modul Ajar SKI Kelas 4 Bab 4

📘 Bab 4 — Hijrah Nabi Muhammad SAW. ke Thaif (2 Pertemuan) Bab ini mengangkat salah satu episode paling mengharukan dalam perjalanan dakwah Nabi — peristiwa 'Amul Huzn (Tahun Kesedihan) dan perjalanan ke Thaif yang berakhir dengan penolakan menyakitkan, namun direspons dengan akhlak yang luar biasa mulia. 📋 Pertemuan 1 — Tahun Kesedihan dan Perjalanan Penuh Harap (2 x 35 Menit) Siswa diajak merasakan kesedihan Nabi saat kehilangan Khadijah dan Abu Thalib, dua pelindung terbesar dakwah. Melalui kegiatan "Peta Perasaan", siswa menuliskan emosi Nabi saat berangkat ke Thaif versus saat ditolak — sebuah cara yang sangat efektif untuk membangun empati dan kecerdasan emosi siswa. 📋 Pertemuan 2 — Doa Cinta di Tengah Luka (2 x 35 Menit) Ini adalah sesi yang paling menyentuh. Guru membacakan terjemahan doa Nabi di kebun anggur dengan penuh perasaan, kemudian mengajak siswa menganalisis mengapa Nabi menolak tawaran Malaikat Jibril untuk mengazab penduduk Thaif. Puncaknya: siswa menulis surat refleksi sebagai wujud tekad untuk meneladani akhlak pemaaf Nabi.

Tujuan Pembelajaran

Setelah menggunakan modul ajar ini, peserta didik diharapkan mampu:
  • Menjelaskan makna 'Amul Huzn sebagai sebab utama Nabi hijrah ke Thaif
  • Menceritakan kembali bentuk penolakan dan perlakuan kejam yang diterima Nabi di Thaif
  • Menjelaskan alasan mengapa Nabi menolak tawaran malaikat untuk mengazab penduduk Thaif
  • Mengungkapkan tekad untuk meneladani sikap pemaaf Nabi Muhammad SAW.

Kesesuaian Capaian Pembelajaran

Modul Ajar SKI Kelas 4 Bab 4 ini sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) Sejarah Kebudayaan Islam MI fase B Kurikulum Merdeka, elemen Sejarah Peradaban Islam — khususnya pada materi hijrah Nabi Muhammad SAW. ke Thaif kelas 4 semester 2.

Spesifikasi Dokumen

  • Format: Google Doc — bisa dibuka langsung di browser tanpa install aplikasi
  • Dapat diedit: Ya — semua komponen bisa disesuaikan dengan nama sekolah, nama guru, dan kondisi kelas
  • Cara akses: Klik tombol Download, lalu pilih File → Make a copy untuk menyimpan salinan ke Google Drive kamu

Lengkapi Perangkat Pembelajaran SKI Kelas 4

Sudah punya Modul Ajar Bab 4? Lengkapi juga perangkat pembelajaran SKI Kelas 4 lainnya:

Posting Komentar